Tugas dan Tanggung Jawab Kontraktor Pelaksana Proyek

kontraktor pengaspalan jakartaTugas dan Tanggung Jawab Kontraktor Pelaksana Proyek – Kontraktor adalahsebuah perusahaan atau perorangan yang profesional dalam mengerejakan suatu proyek dengan landaasan suatu kontrak kerja yang sudah disepakati atau diamini bersama. Mengenai Tugas dan Tanggung Kontraktor perhatikan pembahasannya di bawah ini.

Tugas dan Tanggung Jawab Kontraktor
Kontraktor adalahsebuah perusahaan atau perorangan yang profesional dalam mengerejakan suatu proyek dengan landaasan suatu kontrak kerja yang sudah disepakati atau diamini bersama.
Jika berkata tentang kontraktor bangunan tentunya telah tidak asing lagi di telinga kita, secara umum kontraktor itu merupakan perusahaan atau perorangan yang kerjanya bersangkutan dengan kontrak dimana jasanya yakni menolong orang yang tidak mempunyai waktu yang lumayan atau tidak mempunyai sumberdaya dan pengetahuan dalam membina sebuah lokasi tinggal atau jenis bangunan-bangunan tertentu.
Bisnis jasa kontraktor tidak memerlukan modal yang besar karena melulu perkiraan modal saja misalnya menunaikan karyawan sekitar kerja, pembelian bahan -bahan material dan pun dana operasional sekitar pelaksanaan pembangunan.
Dengan kata beda kontraktor yaitu menjadi penyelenggara sebuah proyek adalahbadan hukum yang dipilih sebagai penyelenggara suatu proyek cocok dengan keahlianya.
Sistem kerja kontraktor yaitu andai penawaran harganya sudah diterima dan pun sudah diserahkan surat penunjukan oleh owner (Pemilik) dan sudah menandatangani surat perjanjian pemborong kerja dan pemberi tugas yang bersangkutan dengan kegiatan yang terdapat di proyek tersebut.
Pekerjaan kontraktor akan dibuka pada sebuah tanggal yang disepakati bareng atau dengan suatu surat perintah kerja (SPK) yang diterbitkan oleh empunya proyek (Owner).
Tugas dan tanggung jawab kontraktor didasarkan oleh Kontrak kerja dengan empunya proyek (Owner), kontraktor juga dipantau oleh kesebelasan konsultan pengawas yang telah di tugaskan atau di pekerjakan oleh empunya (Owner) sebagai konsultan pengawas.
Pada kegiatan rumah yang guna rempat tinggal seringkali mempunyai struktur organisasi yang lebih simpel atau pekerjaan dipantau langsung oleh empunya rumah.
Kontraktor dapat berkonsultasi untuk konsultan pengawas dari empunya pekerjaan bilamana terjadi masalah dalam pengamalan proyek, sebelum mengemban pekerjaan proyek desain dan batasan RAB mesti benar-benar teratur dengan baik.
Adapun tugasa dan tanggung jawab yang diberi beban kepada kontraktor, diantaranya :
1. Pekerjaan pembangunan konstruksi harus cocok dengan peraturan-peraturan (RKS) dan spesifikasi yang telah di rencanakan dalam kontrak perjanjian pemborongan.
2. Membuat laporan peradaban pelaksanaan proyek atau seringkali disebut dengan progress yang isinya antara beda laporan harian, mingguan , dan laporan bulanan untuk pemilik proyek, seringkali terdiri dari laporan Pelaksanaan pekerjaan, Kemajuan kerja yang telah dicapai, Jumlah tenaga kerja yang dipekerjakan, Pengaruh alam laksana cuaca dan Laporan Perubahan kegiatan (Jika ada).
3. Menyesuaikan kecepatan kegiatan pembangunan supaya waktu pelaksanaan kegiatan pembangunan tepat masa-masa dan cocok dengan jadwal.
4. Menyediakan sumber daya guna pembangunan laksana tenaga kerja, material-material bangunan, perlengkapan dan beda lain demi kelancaran pelaksanaan
5. Menjaga ketenteraman dan pun kenyamanan tempat proyek, demi kelancaran pengamalan pembangunan
6. Mengevaluasi desain lokasi tinggal atau bangunan yang dikerjakanya bilamana terjadi atau terdapat sesuatu yang janggal.
7. Menjamin, secara profesional bahwa bangunan yang di bina telah mengisi semua bagian keselamatan bangunan, dan cocok dengan perundang undangan yang berlaku.
Demikianlah ulasan kami tentang Tugas dan Kewajiban Kontraktor. Semoga tulisan ini dapat meningkatkan wawasan kamu dan semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *